Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

intel core i7

Processor Intel

Core i7





Saat ini, terdapat dua jenis processor Intel
yang membanjiri pasar. Pertama, Intel Atom yang dirancang untuk melayani beban
kerja (workload) komputasi yang rendah yang namanya terdongkrak seiring laris
manisnya netbook. Kedua, Intel Core i7, yang diperkirakan akan
menjadi processor mayor untuk PC (desktop dan laptop) dalam waktu dekat. Apa
dan bagaimana processor quad core teranyar dari Intel ini? Mari kita lihat
lebih dekat.

Intel Core i7 termasuk keluarga processor desktop Intel
x86-64, processor pertama yang dirilis menggunakan microarchitecture Intel
Nehalem, dan pengganti keluarga Intel Core 2. Microarchitecure Nehalem memiliki
banyak fitur baru, beberapa di antaranya ada di dalam Core i7.
Beberapa perubahan signifikan yang dibawa Core i7
(dibandingkan pendahulunya, Core 2), antara lain:

  • Socket
    LGA 1366 baru tidak kompatibel dengan processor terdahulu.
  • On-die
    memory controller memory controller terhubung langsung dengan processor,
    yang disebut uncore part dan berjalan dengan clock yang berbeda (uncore
    clock).
  • Tiga
    channel memory setiap channel mendukung satu atau dua DDR3 DIMM.
    Motherboard untuk Core i7 umumnya memiliki tiga, empat (3
    + 1), enam atau sembilan slot DIMM.
  • Hanya
    mendukung DDR3.
  • Tidak
    mendukung ECC.
  • Front
    side bus (FSB) telah diganti dengan interface Intel QuickPath Interconnect
    (Intel QPI).
  • L1
    cache 32 KB instruksi dan L1 cache 32 KB data untuk semua core; L2 cache
    256 KB (gabungan antara instruksi dan data) untuk semua core; L3 cache 8
    MB (gabungan antara instruksi dan data) yang digunakan bersama oleh semua
    core.
  • Single-die
    keempat core, memory controller, dan semua cache (L1, L2, dan L3) berada
    dalam satu die.
  • Turbo
    Boost Technology (TBT) memungkinkan semua core mengatur clock-nya sendiri.
  • Mengimplementasikan
    kembali Hyper-Threading (HT) yang sempat hilang pada Intel keluarga Corese
    belumnya. Dengan HT, setiap core dapat memproses dua thread secara
    simultan.
  • Hanya
    memiliki satu QPI tidak dimaksudkan untuk motherboard multi-processor.
  • Teknologi
    proses 45 nm.

Cara Kerja Core i7

Memory controller baru yang terintegrasi menangani aliran data antara memory
utama (RAM) dan processor. Tiga channel memory (DDR3 1066 MHz) menghasilkan
bandwidth hingga 25,6 GB/detik. Semakin besar bandwidth, semakin cepat kinerja
yang dihasilkan untuk aplikasi-aplikasi padat data (grafis dan multimedia).
Perumpamaan untuk ini sama seperti melebarkan jalan raya untuk melancarkan arus
lalu-lintas yang padat.

TBT menggunakan on-die power control, yang mengatur kecepatan clock setiap
core, bergantung pada kebutuhan komputasi. Sebagai contoh, untuk aplikasi yang
sederhana seperti web browsing, Core i7 menurunkan power tiga
core, dan secara perlahan meningkatkan power satu core tanpa menaikkan power
yang masuk ke dalam processor mirip dengan fitur overclocking otomatis
built-in.

Kembali ke tahun 2000, masa sebelum multicore processing diperkenalkan,
Intel memperkenalkan HT memecah proses komputasi ke dalam beberapa virtual
processor. HT meningkatkan kinerja multitasking dengan menjalankan beberapa
program secara bersamaan. Core i7 memiliki empat core, bila HT
diaktifkan, sistem operasi akan melihatnya sebagai delapan processor.

Dukungan SLI dan Crossfire

Chipset baru Core i7 (x58) mendukung PCI-e 2.0, yang memiliki
transfer rate dua kali lebih besar dari PCI Express original (dari bandwidth
per port 8 GB menjadi 16 GB/detik). Teknologi ini memberikan keleluasaan bagi
penggemar berat game menerapkan teknologi nVIDIA SLI dan ATi Crossfire untuk
meningkatkan performa grafis PC mereka.


Kelebihan lainnya, chipset ini tidak membedakan antara SLI dan Crossfire.
Jadi, bila selama ini para penggemar game harus memilih salah satu teknologi
dual-video card dan harus mengganti motherboard jika beralih dari nVIDIA ke ATi
atau sebaliknya kini mereka bisa sedikit bernapas lega. Dengan chipset ini,
motherboard dapat menangani kedua teknologi dual-video card.

MICROSOFT SECURITY ESSENTIAL

MICROSOFT SECURITY ESSENTIAL




Microsoft Security Essentials menyediakan perlindungan real-time untuk PC rumah Anda serta menjaga dari serangan virus, spyware, dan software berbahaya lainnya.

software tersebut diedarkan secara free yang cukup mudah untuk menginstall dan mudah digunakan serta selalu up to date. software tersebut berjalan pelan di belakang layar atau background sehingga tidak mengganggu kinerja program2 yang anda kerjakan, tidak perlu menunggu interupsi rutin selesai....yah bgitulah...

untuk download silahkan klik link dibawah ini


mssefullinstall-x86fre-en-us-xp.exe

ACDsee pro 3

ACDSEE PRO 3


 

ACDSee Pro v3 adalah salah satu pengolah gambar yang paling komprehensif yang akan anda temukan. Elegan dan penuh fitur, itu adalah penting bagi siapa saja yang bekerja secara regular dengan gambar. Menampilkan, mengembangkan, mengkatalog, dan mempublikasikan koleksi foto Anda dengan presisi dan kontrol yang dituntut oleh professional fotografer


Dengan fleksibilitas dan kontrol yang ditawarkan oleh ACDSee Pro 3, Anda dapat mengelola foto Anda dengan cara yang terbaik untuk Anda. Tidak perlu menyesuaikan alur kerja Anda agar sesuai dengan cookie-cutter katalogisasi yang dikenakan oleh aplikasi foto lainnya.
 
ACDSee Pro 3 dibangun untuk membantu Anda menghemat waktu dalam semua langkah kunci alur kerja Anda. Masing-masing dari empat mode - Mengatur, Lihat, Proses, Online - kelompok alat-alat yang biasa digunakan selama langkah tertentu alur kerja Anda. ACDSee Pro memberdayakan Anda untuk melihat, proses, mengedit, mengatur, katalog, menerbitkan, dan arsip koleksi foto Anda dengan tepat dan terkendali.



Fitur-fitur baru dari ACDsee pro 3 adalah:
  • 1. Ground-breaking image processing
  • 2. FTP uploader yang nyaman
  • 3. dukungan SMTP email
  • 4. berbagi foto online bebas biaya
  • 5. pengembangan antarmuka yang intuitif
  • 6. Vibrance image processing tool  (making up foto)
  • 7. Advanced Color image processing tool (pengolah warna tingkat lanjut)
 untuk download silahkan klik pada link dibawah ini dan rasakan kehebatan dari ACDsee pro 3

acdsee3pro.rar 


Siapa tidak tahu sistem operasi yang satu ini? Hampir semua pengguna komputer di seluruh dunia mengenal Windows dan berbagai varian sistem operasi yang dikembangkan Microsoft Corp. ini dari waktu ke waktu.
Saat pertama kali diperkenalkan, Windows menjadi sistem operasi berbasis grafi s pertama yang dibuat Microsoft
dan berhasil mengambil hati para pemakai komputer di tahun 80-an tentunya masih akrab dengan sistem operasi DOS (Disk Operating System).
Sebelum mengembangkan Windows, Microsoft memang telah mempunyai MS-DOS (Microsoft - Disk Operating
System). MS DOS sendiri merupakan sebuah sistem operasi yang bersifat single-tasking (hanya dapat menjalankan satu program pada satu waktu saja), menjalankan prosesor pada modus real (real mode), dan hanya dapat mendukung satu pengguna dalam satu waktu (single user). Pada tahun 1980, inspirasi atas popularitas MAC dengan Graphical User Interface yang diusungnya telah membuat Microsoft bertekat mengembangkan Windows, agar user dapat lebih nyaman dalam memakai sistem operasinya. Versi pertama Windows 1.x dirilis pada tanggal 10 November 1983, tapi tidak pernah keluar ke pasar publik sebelum bulan November 1985, karena banyaknya hambatan yang terjadi ketika pengembangan berlangsung. Windows 1.x sebenarnya merupakan sebuah paket GUI yang berjalan diatas sistem operasi DOS, oleh karenanya Microsoft memberi kode Windows 1.x
sebagai Interface Manager.


Baru- baru ini Intel mengeluarkan produk teranyar mereka yaitu Intel Core i7. Processor ini termasuk dalam keluarga Nehalem dan mempunyai kode Bloomfield. Processor yang diklaim tercepat di dunia ini memiliki 4 processor dan sudah mengadopsi teknologi DDR3 sebagai memory controllernya. Untuk menggunakannya harus menggunakan chipset terbaru yaitu x58.

Dari segi arsitekturnya, processor ini memuat 731 juta transistor dan dibuat dengan proses fabrikasi 45nm. Walaupun “hanya” menggunakan L1 cache sebesar 64KB dan L2cache sebesar 256KB, namun processor ini didukung oleh L3cache sebesar 8MB yang penggunaanya dishare ke masing- masing processor.

Intel akan mengeluarkan produk ini dalam 3 macam kecepatan yaitu 2.66Ghz, 2.93Ghz dan 3.20Ghz. Ketiga produk ini akan dijual dengan kisaran harga $285 – $999 (dengan kurs rupiah 13.400 maka harganya berkisar 3.819.000-13.386.600)

Berikut detailnya
Core i7 920 at 284 USD (mainstream)
Core i7 940 at 562 USD (performance)
Core i7 965 Extreme at 999 USD (enthusiast)

Fitur-fitur yang ada di i7
- Intel Turbo Boost
- Intel Virtualization
- Enhanced Intel SpeedStep
- Executable Disable bit
- Intel 64 architecture

Disamping fitur diatas, terdapat peningkatan yang signifikan yaitu
- hyper threading
- SSE4.2
- fast, unaligned cache access
- advanced power management
- turbo mode

Intel Mendemokan Chip dengan Prosesor Yang Memiliki 48 Core

Wow, Intel mendemokan sistem dengan chip yang memiliki 48 core, ckckck. X-bit labs mendapati sistem supercomputer on chip disingkat SCC ini pada demo di Eropa yang berjalan pada motherboard eksperimental “Copper Ridge” dengan I/O terintegrasi, grafis yang juga terintegrasi serta 8 slot DIMM. Tidak ada port SATA, tetapi menggunakan flash disk USB untuk penyimpanan.

Menurut laporan, SCC ini memiliki 23 tile/kotak dengan dua core x86 pada tiap kotak/tilenya di mana masing masing memiliki cache L2 sendiri dan dapat menjalankan OS maupun software terpisah seperti unit komputasi mandiri yang berkomunikasi satu sama lain melalui jaringan berbasis packet/paket. SCC ini juga mengintegrasikan 4 kontroler memori DDR3.

Chip 48 core ini memiliki 24 router kecil antar core yang memfasilitasi pertukaran data lebih cepat di antara chip. Tiap core juga memiliki buffer pada chip yang dapat secara instan bertukar data secara paralel ke semua core.

Intel juga menginformasikan bahwa chip 48 core ini memiliki sistem sumberdaya yang lebih canggih yang dapat menarik data antara 25 watt sampai 125 watt. Sistem ini juga dapat mengurangi kecepatan clock dan menonaktifkan core.

Intel menyingkapkan bahwa chip eksperimental ini berjalna pada frekuensi sama dengan CPU Atom jadi kurang lebih 1.2 GHz sampai 1.83 Ghz.

Chip AMD Fusion Prosesor Hybrid Accelerated Processing Units Telah Diungkap



AMD telah mengungkapkan desain chip pertama untuk gabungan chip hybrid mikroprosesor-grafis dengan kode Fusion di Computex. AMD akan menampilkan chip hardware yang dapat bekerja pada tahun ini dan meluncurkan Accelerated Processing Units/APU (bukan CPU atau GPU lagi, karena APU merupakan gabungan keduanya).

Nvidia saat ini hanya memproduksi GPU, sedangkan Intel sudah memulai gabungan chip GPU-CPU dengan Atomnya. Tetapi AMD berencana untuk mengkombinasikan komponen grafis yang mumpuni dengan CPU yang kencang juga. Mereka berharap chip baru ini akan murah, hemat listrik dan berperforma kencang. AMD sudah mempersiapkan hal ini sejak mengakuisisi ATI pada tahun 2006.

Apabila AMD sukses dengan Fusion maka akan sulit bagi Intel maupun NVidia untuk mengejarnya.

Microsoft pun akan mendukung Fusion ini dengan menyediakan software multimedia DirextX yang dapat bekerja di Fusion. Menurut AMD chip APU ini akan diluncurkan pada awal pertengahan tahun 2011.

Apakah kamu seorang multitasking serius atau penggemar multimedia, masalah kinerja. Jadi, mengapa membatasi diri Anda sendiri? Unlock potensi Anda dengan kinerja cerdas akhir dari Intel ® Core ™ i7 cerdas. Kombinasi kinerja Ultimate, ukuran cache yang lebih besar dan frekuensi yang lebih tinggi memberikan kinerja tertinggi dalam tugas terberat secara otomatis.
Intel ® Turbo Boost Teknologi
meningkatkan kecepatan prosesor Anda ketika PC Anda membutuhkan kinerja ekstra
Intel Hyper-Threading Technology
tugas pemrosesan multi 8-arah atau 4-arah memungkinkan setiap inti dari prosesor Anda untuk bekerja pada dua tugas pada waktu yang sama, memberikan kinerja yang Anda butuhkan untuk multitasking yang cerdas dan handal.

firepro v8800

AMD mengumumkan produk VGA Card baru Pro V8800. Perangkat vga card ini memiliki prosesor 1600 stream dan core clock speed 825MHz, 2GB memori GDDR5 dengan bandwith 147.2GB/s. Kartu grafis baru ini sudah mendukung teknologi ATI Eyefinity untuk menampilkan di banyak layar monitor sekaligus sampai 30 layar.



AMD ATI FirePro V8800 mendukung DirectX 11.0, OpenGL 3.2, Shade Model 5.0 serta ATI CrossFire Pro. Card ini menggunakan interface PCI Express 2.0 x16 dan a4 DisplayPorts dengan resolusi maksimum 2560×1600 dengan refresh rate 60Hz. Harga ATI FirePro V8800 adalah $1499 atau 14 jutaan rupiah. Siapa yang mau beli?? hehe hubungi tokonya masing-masing ya

Model Referensi OSI


Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer, diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetujui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah pihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya. Berikut deskripsi Model referensi OSI:



  • Sebuah Model Layer


  • Setiap layer melakukan sekumpulan fungsi tertentu untuk mensukseskan komunikasi data

  • Setiap layer bergantung pada layer yang ada di bawahnya untuk melakukan fungsinya

  • Setiap layer akan mendukung operasi lapisan yang berada di atasnya

  • Implementasi pada setiap lapis seharusnya tidak bergantung pada lapisan lainnya


ISO (International Standard Organization) mengajukan struktur dan fungsi protocol komunikasi data. Model tersebut dikenal sebagai OSI (Open System Interconnected) Reference Model.



Terdiri atas 7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. Untuk tiap layernya dapat terdiri atas sejumlah protocol yang berbeda, masing-masing menyediakan pelayanan yang sesuai dengan fungsi layer tersebut.


Ke-7 layer bekerja dari layer teratas menuju kebawah bawah sesuai urutan : aplication, presentation, session, transport, network, data-link, dan physical. Ke-7 layer tersebut disusun berdasarkan lima prinsip yang harus diikuti untuk menentukan layer dalam komunikasi, yaitu :



  • Layer dibuat jika ketika diperlukan pemisahan level yang secara teori diperlukan.

  • Masing-masing layer memiliki fungsi yang jelas.


  • Setiap fungsi dari masing-masing layer telah ditentukan agar sesuai dengan standar protokol secara internasional.

  • Batas kedua layer telah ditentukan untuk mengurangi informasi menerobos antarmuka layer.

  • Setiap layer ditentukan dengan jelas fungsinya, tetapi jumlah layer sebaiknya sekecil mungkin untuk menghindari arsitektur yang luas.


Secara sederhana ketujuh lapis model OSI dapat digambarkan pada gambar di atas, dan ilustrasi mengeni lingkungan OSI dapat dilihat pada gambar dibawah.


GAMBAR: Lapisan-Lapisan OSI

GAMBAR: Lapisan-Lapisan OSI


Model OSI disusun atas 7 lapisan; fisik (lapisan 1), data link (lapisan 2), network (lapisan 3), transport (lapisan 4), session (lapisan 5), presentasi (lapisan 6) dan aplikasi (lapisan 7). Pada Gambar 3.3, Anda dapat juga melihat bagaimana setiap lapisan terlibat pada proses pengiriman pesan/message dari Device A ke Device B. Terlihat bahwa perjalanan message dari A ke B melewati banyak intermediasi node. Intermediasi node ini biasanya hanya melibatkan tiga lapisan pertama model OSI saja.


Jadi dengan demikian para disainer hardware dan jaringan dapat lebih paham dan flexibel dalam membuat suatu sistem sehingga fungsi setiap mesin dapat ber-interoperasi (interoperbility) satu sama lain.



Setiap mesin/komputer hanya dapat memanfaatkan service lapisan yang terdapat tepat di lapisan bawahnya. Contoh: Lapisan 3 menggunakan service yang disediakan oleh lapisan 2 dan menyediakan service untuk lapisan 4.


Proses peer-to-peer


Bila dua mesin/komputer berinteraksi melakukan proses harus mematuhi aturan dan konvensi yang disebut protokol. Proses yang terjadi pada setiap mesin pada lapisan tertentu disebut peer-to-peer processes (proses peer-to-peer). Jadi dengan demikian jika 2 mesin akan dapat berkomunikasi jika pada lapisan tertentu menggunakan protokol yang sama. Dilihat pada gambar 3.3, message atau pesan yang dikirim oleh device A menuju device B harus melalui lapisan-lapisan yang paling atas menuju lapisan bawah berikutnya sampai lapisan terbawah kemudian kembali menuju lapisan yang lebih tinggi dan seterusnya melewati lapisan tepat diatasnya. Pesan-pesan yang dikirim adalah berupa informasi yang dibentuk dalam paketpaket di mana pada layer tepat di bawahnya informasi tersebut “dibungkus”. Jadi pada sisi penerima informasi yang sampai berupa paket-paket yang telah “dibuka” bungkusannya dan direkonstruksi kembali.


GAMBAR: Pertukaran Data dengan Model OSI

GAMBAR: Pertukaran Data dengan Model OSI


Antarmuka antara lapisan terdekat


Pada saat pengiriman dan penerimaan pesan, lapisan memerlukan antarmuka dengan lapisan atas dan bawahnya yang berdekatan. Sepanjang sebuah lapisan menyediakan layanan yang dimaksud pada layer tepat di atas atau di bawahnya, dapat diimplementasikan fungsi yang termodifikasi atau diganti tanpa memerlukan perubahan di seluruh lapisan.


Pengorganisasian lapisan



Tujuh lapisan yang telah dijelaskan dapat dibagi menjadi 3 sub-kelompok (subgroups). Lapisan 1, 2 dan 3 adalah network support layer (lapisan-lapisan pendukung jaringan). Lapisan 5, 6 dan 7 merupakan user support layer (lapisan-lapisan pendukung pengguna). Lapisan 4 adalah transport layer, yang maksudnya adalah lapisan yang menghubungkan 2 subgroup sehingga lapisan user support layer dapat “mengerti” pesan yang dikirim network support layer.


Gambar terakhir ini memperlihatkan seluruh lapisan OSI dengan dimulai pada lapisan 7 yang merupakan data asli.

Balapan booting

Pernahkah anda menghitung berapa lama komputer anda booting dan membandingkan kecepatan booting dengan komputer lain??
Untuk melakukan hal ini, kita tidak perlu menghitung waktu dengan jam atau stopwatch. karna ada software handal yang bisa menangani semua itu...
untuk download softwarenya silahkan klik

Venus procesor tercepat dari fujitsu


Intel tampaknya harus berhati - hati, karena Fujitsu baru saja menciptakan prosesor tercepat di dunia, chip prosesor dari fujitsu ini 2,5 kali lebih cepat dari chip tercepatnya Intel. Dinamakan Venus, prosesor eight core ini mampu menangi 128 miliar proses komputasi per detik...



Walaupun arsitektur 45 nanometernya tidak mengepak komponen - komponennya seketat konfigurasi 32 nanometer terakhir intel, ia berhasil mencapai kecepatan yang memecahkan rekor dunia. Walaupun begitu prosesor "monster" bukanlah untuk pengguna umum seperti kita. Karena prosesor ini ditujukan untuk supercomputer mahal untuk penelitian.

Yang menarik adalah apakah yang akan dilakukan intel untuk menandingi langkah fujitsu ini.

Sejarah Prosesor Intel


Berikut adalah sedikit sejarah perkembangan prosesor Intel dan para clone-nya yang berhasil disarikan



  • Debut Intel dimulai dengan processor seri MCS4 yang merupakan cikal bakal dari prosesor i4040. Processor 4 bit ini yang direncanakan untuk menjadi otak calculator , pada tahun yang sama (1971), intel membuat revisi ke i440. Awalnya dipesan oleh sebuah perusahaan Jepang untuk pembuatan kalkulator , ternyata prosesor ini jauh lebih hebat dari yang diharapkan sehingga Intel membeli hak guna dari perusahaan Jepang tersebut untuk perkembangan dan penelitian lebih lanjut. Di sinilah cikal bakal untuk perkembangan ke arah prosesor komputer.

  • Berikutnya muncul processor 8 bit pertama i8008 (1972), tapi agak kurang disukai karena multivoltage.. lalu baru muncul processor i8080, disini ada perubahan yaitu jadi triple voltage, pake teknologi NMOS (tidak PMOS lagi), dan mengenalkan pertama kali sistem clock generator (pake chip tambahan), dikemas dalam bentuk DIP Array 40 pins. Kemudian muncul juga processor2 : MC6800 dari Motorola -1974, Z80 dari Zilog -1976 (merupakan dua rival berat), dan prosessor2 lain seri 6500 buatan MOST, Rockwell, Hyundai, WDC, NCR dst. Z80 full compatible dengan i8008 hanya sampai level bahasa mesin. Level bahasa rakitannya berbeda (tidak kompatibel level software). Prosesor i8080 adalah prosesor dengan register internal 8-bit, bus eksternal 8-bit, dan memori addressing 20-bit (dapat mengakses 1 MB memori total), dan modus operasi REAL.

  • Thn 77 muncul 8085, clock generatornya onprocessor, cikal bakalnya penggunaan single voltage +5V (implementasi s/d 486DX2, pd DX4 mulai +3.3V dst).

  • i8086, prosesor dengan register 16-bit, bus data eksternal 16-bit, dan memori addressing 20-bit. Direlease thn 78 menggunakan teknologi HMOS, komponen pendukung bus 16 bit sangat langka , sehingga harganya menjadi sangat mahal.

  • Maka utk menjawab tuntutan pasar muncul i8088 16bit bus internal, 8bit bus external. Sehingga i8088 dapat memakai komponen peripheral 8bit bekas i8008. IBM memilih chip ini untuk pebuatan IBM PC karena lebih murah daripada i8086. Kalau saja CEO IBM waktu itu tidak menyatakan PC hanyalah impian sampingan belaka, tentu saja IBM akan menguasai pasar PC secara total saat ini. IBM PC first release Agustus 1981 memiliki 3 versi IBM PC, IBM PC-Jr dan IBM PC-XT (extended technology). Chip i8088 ini sangat populer, sampai NEC meluncurkan sebuah chip yang dibangun berdasarkan spesifikasi pin chip ini, yang diberi nama V20 dan V30. NEC V20 dan V30 adalah processor yang compatible dengan intel sampai level bahasa assembly (software).



Chip 8088 dan 8086 kompatibel penuh dengan program yang dibuat untuk chip 8080, walaupun mungkin ada beberapa program yang dibuat untuk 8086 tidak berfungsi pada chip 8088 (perbedaan lebar bus)



  • Lalu muncul 80186 dan i80188.. sejak i80186, prosessor mulai dikemas dalam bentuk PLCC, LCC dan PGA 68 kaki.. i80186 secara fisik berbentuk bujursangkar dengan 17 kaki persisi (PLCC/LCC) atau 2 deret kaki persisi (PGA) dan mulai dari i80186 inilah chip DMA dan interrupt controller disatukan ke dalam processor. semenjak menggunakan 286, komputer IBM menggunakan istilah IBM PC-AT (Advanced Technology)dan mulai dikenal pengunaan istilah PersonalSystem (PS/1). Dan juga mulai dikenal penggunaan slot ISA 16 bit yang dikembangkan dari slot ISA 8 bit , para cloner mulai ramai bermunculan. Ada AMD, Harris & MOS yang compatible penuh dengan intel. Di 286 ini mulai dikenal penggunaan Protected Virtual Adress Mode yang memungkinkan dilakukannya multitasking secara time sharing (via hardware resetting).

  • Tahun 86 IBM membuat processor dengan arsitektur RISC 32bit pertama untuk kelas PC. Namun karena kelangkaan software, IBM RT PC ini ”melempem” untuk kelas enterprise, RISC ini berkembang lebih pesat, setidaknya ada banyak vendor yang saling tidak kompatibel.

  • * Lalu untuk meraih momentum yang hilang dari chip i8086, Intel membuat i80286, prosesor dengan register 16-bit, bus eksternal 16-bit, mode protected terbatas yang dikenal dengan mode STANDARD yang menggunakan memori addressing 24-bit yang mampu mengakses maksimal 16 MB memori. Chip 80286 ini tentu saja kompatibel penuh dengan chip-chip seri 808x sebelumnya, dengan tambahan beberapa set instruksi baru. Sayangnya chip ini memiliki beberapa bug pada desain hardware-nya, sehingga gagal mengumpulkan pengikut.

  • Pada tahun 1985, Intel meluncurkan desain prosesor yang sama sekali baru: i80386. Sebuah prosesor 32-bit , dalam arti memiliki register 32-bit, bus data eksternal 32-bit, dan mempertahankan kompatibilitas dengan prosesor generasi sebelumnya, dengan tambahan diperkenalkannya mode PROTECTED 32-BIT untuk memori addressing 32-bit, mampu mengakses maksimum 4 GB , dan tidak lupa tambahan beberapa instruksi baru. Chip ini mulai dikemas dalam bentuk PGA (pin Grid Array)


Prosesor Intel sampai titik ini belum menggunakan unit FPU secara

internal . Untuk dukungan FPU, Intel meluncurkan seri 80×87. Sejak 386 ini mulai muncul processor cloner : AMD, Cyrix, NGen, TI, IIT, IBM (Blue Lightning) dst, macam-macamnya :


i80386 DX (full 32 bit)

i80386 SX (murah karena 16bit external)

i80486 DX (int 487)

i80486 SX (487 disabled)

Cx486 DLC (menggunakan MB 386DX, juga yang lain)

Cx486 SLC (menggunakan MB 386SX)

i80486DX2

i80486DX2 ODP

Cx486DLC2 (arsitektur MB 386)

Cx486SLC2 (arsitektur MB 386)

i80486DX4

i80486DX4 ODP

i80486SX2

Pentium

Pentium ODP


* Sekitar tahun 1989 Intel meluncurkan i80486DX. Seri yang tentunya sangat populer, peningkatan seri ini terhadap seri 80386 adalah kecepatan dan dukungan FPU internal dan skema clock multiplier (seri i486DX2 dan iDX4), tanpa tambahan instruksi baru. Karena permintaan publik untuk prosesor murah, maka Intel meluncurkan seri i80486SX yang tak lain adalah prosesor i80486DX yang sirkuit FPU-nya telah disabled . Seperti yang seharusnya, seri i80486DX memiliki kompatibilitas penuh dengan set instruksi chip-chip seri sebelumnya.

* AMD dan Cyrix kemudian membeli rancangan prosesor i80386 dan i80486DX untuk membuat prosesor Intel-compatible, dan mereka terbukti sangat berhasil. Pendapat saya inilah yang disebut proses ’cloning’, sama seperti cerita NEC V20 dan V30. AMD dan Cyrix tidak melakukan proses perancangan vertikal (berdasarkan sebuah chip seri sebelumnya), melainkan berdasarkan rancangan chip yang sudah ada untuk membuat chip yang sekelas.

* Tahun 1993, dan Intel meluncurkan prosesor Pentium. Peningkatannya terhadap i80486: struktur PGA yang lebih besar (kecepatan yang lebih tinggi , dan pipelining, TANPA instruksi baru. Tidak ada yang spesial dari chip ini, hanya fakta bahwa standar VLB yang dibuat untuk i80486 tidak cocok (bukan tidak kompatibel) sehingga para pembuat chipset terpaksa melakukan rancang ulang untuk mendukung PCI. Intel menggunakan istilah Pentium untuk meng”hambat” saingannya. Sejak Pentium ini para cloner mulai ”rontok” tinggal AMD, Cyrix . Intel menggunakan istilah Pentium karena Intel kalah di pengadilan paten. alasannya angka tidak bisa dijadikan paten, karena itu intel mengeluarkan Pentium menggunakan TM. AMD + Cyrix tidak ingin tertinggal, mereka mengeluarkan standar Pentium Rating (PR) sebelumnya ditahun 92 intel sempat berkolaborasi degan Sun, namun gagal dan Intel sempat dituntut oleh Sun karena dituduh menjiplak rancangan Sun. Sejak Pentium, Intel telah menerapkan kemampuan Pipelining yang biasanya cuman ada diprocessor RISC (RISC spt SunSparc). Vesa Local Bus yang 32bit adalah pengembangan dari arsitektur ISA 16bit menggunakan clock yang tetap karena memiliki clock generator sendiri (biasanya >33Mhz) sedangkan arsitektur PCI adalah arsitektur baru yang kecepatan clocknya mengikuti kecepatan clock Processor (biasanya kecepatannya separuh kecepatan processor).. jadi Card VGA PCI kecepatannya relatif tidak akan sama di frekuensi MHz processor yang berbeda alias makin cepat MHz processor, makin cepat PCI-nya

* Tahun 1995, kemunculan Pentium Pro. Inovasi disatukannya cache memori ke dalam prosesor menuntut dibuatnya socket 8 . Pin-pin prosesor ini terbagi 2 grup: 1 grup untuk cache memori, dan 1 grup lagi untuk prosesornya sendiri, yang tak lebih dari pin-pin Pentium yang diubah susunannya . Desain prosesor ini memungkinkan keefisienan yang lebih tinggi saat menangani instruksi 32-bit, namun jika ada instruksi 16-bit muncul dalam siklus instruksi 32-bit, maka prosesor akan melakukan pengosongan cache sehingga proses eksekusi berjalan lambat. Cuma ada 1 instruksi yang ditambahkan: CMOV (Conditional MOVe) .

* Tahun 1996, prosesor Pentium MMX. Sebenarnya tidak lebih dari sebuah Pentium dengan unit tambahan dan set instruksi tambahan, yaitu MMX. Intel sampai sekarang masih belum memberikan definisi yang jelas mengenai istilah MMX. Multi Media eXtension adalah istilah yang digunakan AMD . Ada suatu keterbatasan desain pada chip ini: karena modul MMX hanya ditambahkan begitu saja ke dalam rancangan Pentium tanpa rancang ulang, Intel terpaksa membuat unit MMX dan FPU melakukan sharing, dalam arti saat FPU aktif MMX non-aktif, dan sebaliknya. Sehingga Pentium MMX dalam mode MMX tidak kompatibel dengan Pentium.


Bagaimana dengan AMD K5? AMD K5-PR75 sebenarnya adalah sebuah ’clone’ i80486DX dengan kecepatan internal 133MHz dan clock bus 33MHz . Spesifikasi Pentium yang didapat AMD saat merancang K5 versi-versi selanjutnya dan Cyrix saat merancang 6×86 hanyalah terbatas pada spesifikasi pin-pin Pentium. Mereka tidak diberi akses ke desain aslinya. Bahkan IBM tidak mampu membuat Intel bergeming (Cyrix, mempunyai kontrak terikat dengan IBM sampai tahun 2005)


Mengenai rancangan AMD K6, tahukah anda bahwa K6 sebenarnya adalah rancangan milik NexGen ? Sewaktu Intel menyatakan membuat unit MMX, AMD mencari rancangan MMX dan menambahkannya ke K6. Sayangnya spesifikasi MMX yang didapat AMD sepertinya bukan yang digunakan Intel, sebab terbukti K6 memiliki banyak ketidakkompatibilitas instruksi MMX dengan Pentium MMX.


* Tahun 1997, Intel meluncurkan Pentium II, Pentium Pro dengan teknologi MMX yang memiliki 2 inovasi: cache memori tidak menjadi 1 dengan inti prosesor seperti Pentium Pro , namun berada di luar inti namun berfungsi dengan kecepatan processor. Inovasi inilah yang menyebabkan hilangnya kekurangan Pentium Pro (masalah pengosongan cache) Inovasi kedua, yaitu SEC (Single Edge Cartidge), Kenapa? Karena kita dapat memasang prosesor Pentium Pro di slot SEC dengan bantuan adapter khusus. Tambahan : karena cache L2 onprocessor, maka kecepatan cache = kecepatan processor, sedangkan karena PII cachenya di”luar” (menggunakan processor module), maka kecepatannya setengah dari kecepatan processor. Disebutkan juga penggunaan Slot 1 pada PII karena beberapa alasan :


Pertama, memperlebar jalur data (kaki banyak - Juga jadi alasan Socket 8), pemrosesan pada PPro dan PII dapat paralel. Karena itu sebetulnya Slot 1 lebih punya kekuatan di Multithreading / Multiple Processor. ( sayangnya O/S belum banyak mendukung, benchmark PII dual processorpun oleh ZDBench lebih banyak dilakukan via Win95 ketimbang via NT)


Kedua, memungkinkan upgrader Slot 1 tanpa memakan banyak space di Motherboard sebab bila tidak ZIF socket 9 , bisa seluas Form Factor(MB)nya sendiri konsep hemat space ini sejak 8088 juga sudah ada .Mengapa keluar juga spesifikasi SIMM di 286? beberapa diantaranya adalah efisiensi tempat dan penyederhanaan bentuk.


Ketiga, memungkinkan penggunaan cache module yang lebih efisien dan dengan speed tinggi seimbang dengan speed processor dan lagi-lagi tanpa banyak makan tempat, tidak seperti AMD / Cyrix yang ”terpaksa” mendobel L1 cachenya untuk menyaingi speed PII (karena L2-nya lambat) sehingga kesimpulannya AMD K6 dan Cyrix 6×86 bukan cepat di processor melainkan cepat di hit cache! Sebab dengan spec Socket7 kecepatan L2 cache akan terbatas hanya secepat bus data / makin lambat bila bus datanya sedang sibuk, padahal PII thn depan direncanakan beroperasi pada 100MHz (bukan 66MHz lagi). Point inilah salah satu alasan kenapa intel mengganti chipset dari 430 ke 440 yang berarti juga harus mengganti Motherboard.


Penulis: Onno W Purbo


(sumber : PC Magazine, PC World, BYTE Magazine, Windows Magazine, dan Intel’s Developers Network)



Artikel Sejarah Prosesor Intel ini dipersembahkan oleh Klik-Kanan.com. Kunjungi Klik-Kanan.com untuk informasi seputar komputer dan internet.